5 Dampak negatif globalisasi beserta contohnya [LENGKAP] – Metropro

Dampak negatif globalisasi – Globalisasi telah membuat banyak negara waspada dan bahkan tidak puas dengan gerakan yang didorong oleh globalisasi. Globalisasi di zaman modern ini banyak didukung oleh berbagai sektor, mulai dari IT hingga politik.

Indonesia adalah salah satu negara yang sadar akan dampak negatif globalisasi dan berkomitmen semaksimal mungkin untuk menjadi pemain utama di era global, bukannya malah kehabisan bahan bakar ditiup angin.

Tulisan ini membahas beberapa dampak negatif globalisasi melalui contoh-contohnya. Beberapa contoh yang saya uraikan merupakan hasil refleksi terhadap fenomena yang ada di sekitarnya.

Diketahui bahwa para globalis menginginkan konektivitas global antar negara. Kita perlu menelaah lebih kritis realitas yang bisa muncul jika globalisasi menjadi gerakan besar yang dipraktikkan oleh seluruh dunia.

Dampak negatif globalisasi

dampak negatif globalisasi

1. Terjadinya Westernisasi, Koreaisasi, Amerikanisasi, dan lain-lain

Fenomena westernisasi menunjukkan penetrasi budaya Barat ke dunia Timur.

Kebudayaan Barat yang nilai-nilainya tidak sejalan dengan nilai-nilai ketimuran dapat menari bebas di dunia Timur. Budaya yang dimaksud memiliki aspek yang luas.

Misalnya, mode Barat menghargai pusar sebagai bagian dari aksesori fesyen.

Secara historis, budaya oriental tidak mengenal model-model fesyen tersebut, tetapi proses globalisasi membantu menciptakan nilai-nilai baru yang menjadikan pusar sebagai bagian dari tren fesyen.

Bahasa Ngapak merupakan salah satu bahasa khas Timur, namun di Eropa Barat bahasa ini tidak dikenalkan oleh siapapun.

Sebaliknya, orang yang suka nonton FTV dan merasa lebih modern dari teman-temannya yang sibuk.

2. Munculnya hegemoni politik negara adidaya

Sistem politik negara adikuasa berpotensi menjadi sistem standar yang dianggap paling jauh dan “sempurna”.

Negara adikuasa menunjukkan stabilitas ekonomi dan inovasi teknologi. Negara-negara berkembang lainnya ingin mengikuti jejak mereka.

Tindakan yang dapat diambil ketika didikte oleh negara yang lebih maju.

dampak negatif globalisasi. Misalnya, demokrasi Amerika dianggap sebagai sistem politik terkonsolidasi.

Indonesia memandang sistem tersebut sebagai alternatif terbaik atau paling tidak alternatif terburuk dari semua alternatif.

Kemajuan ekonomi dapat datang ketika sistem ekonomi dimodernisasi. Koperasi hanya tameng, pabrik besar tempat bank asing menyuntikkan uang, bekerja di bawah perlindungan pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan melalui contoh negara-negara kapitalis maju.

3. Melemahnya nasionalisme

Globalisasi merupakan istilah yang memiliki arti luas. Dalam globalisasi ada prinsip-prinsip yang sesuai dengan pandangan pasca-nasional.

Artinya, perspektif dari mana hubungan itu dilihat tidak lagi terletak pada batas-batas negara. Kondisi unit global yang lebih besar.

Dengan paradigma ini, nasionalisme menyusut dan internasionalisme dipandang jauh lebih praktis.

Efek dari adaptasi paradigmatik ini adalah melemahnya semangat kebangsaan. Dalam kasus ekstrim, gerakan separatis dapat muncul yang tidak tertarik pada negara secara keseluruhan. Tarif lokal dan global terbaik adalah yang terbaik.

Globalisasi menganggap negara sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu, kita harus terlibat dengan negara lain dengan cara yang berbeda.

Oleh karena itu, kepentingan nasional harus dibandingkan dengan kepentingan internasional.

4. Lahirnya neo-imperialisme

Beberapa pengkritik globalisasi telah memperjelas bahwa globalisasi dapat menjadi topeng bagi imperialisme gaya baru. Kaum nasionalis Bung Karno mengingat istilah Nekolim: neokolonialisme dan imperialisme.

Saat ini, kolonialisme model lama tidak lagi populer tanpa mengabaikan perang di berbagai negara seperti Timur Tengah dan sebagainya.

Indonesia sendiri telah mendeklarasikan kemerdekaannya dan berprinsip bahwa kolonialisme harus dihapuskan di dunia.

Sebuah gaya kolonialisme baru muncul melalui institusi multinasional yang murah hati.

Beberapa contoh umum termasuk IMF dan Bank Dunia, yang ada untuk membantu negara mengatasi krisis mata uang dan mencapai kemakmuran ekonomi.

Bukannya tertolong, negara-negara miskin justru bergantung pada negara-negara neo-imperialis tersebut.

5. Hilangnya kearifan lokal

Keunikan lokal dan daerah dapat rusak dan hilang dalam arus globalisasi.

Kearifan lokal merupakan mata uang yang berharga di negara kaya budaya seperti Indonesia. Globalisasi membuka pintu bagi masuknya nilai-nilai lain dari belahan dunia lain di tingkat lokal untuk mengancam keberadaan kearifan lokal.

Misalnya, dulu orang Indonesia mengenal konsep Gotong Royong.

Kehidupan sosial bertetangga dilandasi persaudaraan dan gotong royong.

Kakek buyut saya membuat sumur di luar rumah, karena air merupakan kebutuhan bagi orang-orang yang minum dan menyirami ladang.

Semua orang bisa mendapatkan air di sana. Sekarang mereka yang mengambil air disebut pencuri.

Kita punya banyak kearifan lokal, seperti tradisi membangun rumah, pindah rumah, memasak bersama untuk perang gerilya, dll.

Kearifan lokal perlahan menurun dengan munculnya nilai-nilai baru akibat globalisasi.

Dampak negatif globalisasi harus menjadi alarm aktif bagi negara kita. Di satu sisi, kita memiliki identitas nasional yang dapat menjadi aset untuk melawan prinsip-prinsip globalisasi yang berbahaya.

Di sisi lain, kita seringkali lemah dan terbebani ketika melihat tampilan luar berupa kemajuan ekonomi dan perkembangan teknologi, sehingga mudah untuk menganut nilai-nilai yang diagungkan oleh kaum globalis.

Baca juga:

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *