
Bilangan pecahan adalah bilangan yang dinyatakan dalam bentuk a/b, dimana a disebut pembilang dan b disebut penyebut (b bukan 0). Dalam matematika, bilangan pecahan memiliki beberapa macam dengan penulisan yang berbeda.
Pecahan digunakan untuk menyatakan suatu bagian dari keseluruhan. Sebagai contoh, jika sebuah kue dipotong menjadi 4 bagian sama besar, maka setiap potongan kue merupakan 1/4 bagian dari kue utuh.
Selain dinyatakan dengan bentuk / (per), ada juga jenis bilangan pecahan lainnya yang ditulis dengan tanda koma (,) persen (%), dan lainnya. Nah, untuk mengetahui apa saja macam-macam bilangan pecahan tersebut, silahkan simak pembahasan berikut ini.
Contents
Macam-Macam Bilangan Pecahan Dan Contohnya
Berikut merupakan macam-macam bilangan pecahan beserta contohnya masing-masing.
1. Pecahan Biasa
Pecahan biasa adalah bilangan pecahan yang ditulis dalam bentuk a/b, dimana a disebut pembilang dan b disebut penyebut, serta nilai b bukan 0.
Contoh pecahan biasa:
Berdasarkan nilai pembilang dan penyebutnya, pecahan biasa dibedakan menjadi pecahan murni dan pecahan tidak murni.
Pecahan murni adalah bilangan pecahan yang angka pembilangnya lebih kecil dari angka penyebutnya.
Contoh pecahan murni:
Sedangkan pecahan tidak murni adalah bilangan pecahan yang angka pembilangnya lebih besar dari angka penyebutnya.
Contoh pecahan tidak murni:
2. Pecahan Campuran
Pecahan campuran adalah bilangan pecahan yang memuat bilangan bulat dan pecahan. Pecahan campuran dituliskan dalam bentuk c a/b, dimana c merupakan bilangan bulat, dan a/b merupakan pecahan.
Contoh pecahan campuran:
Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa dengan cara mengalikan penyebut dengan bilangan bulat, kemudian hasilnya dijumlahkan dengan pembilang, dan untuk penyebutnya tetap.
Contoh:
- 1 3/4 = (4 x 1 + 3) / 4 = 7/4
Artinya, pecahan 1 3/4 nilainya sama dengan 7/4.
3. Pecahan Desimal
Pecahan desimal adalah bilangan pecahan yang memiliki penyebut kelipatan 10. Bilangan desimal ditulis dengan tanda koma (,) sebagai pemisah antara bilangan bulat dan pecahan.
Contoh bilangan desimal:
- 0,1 (bentuk desimal dari 1/10)
- 0,25 (bentuk desimal dari 25/100)
- 0,125 (bentuk desimal dari 125/1000)
Dalam pecahan desimal, terdapat aturan pembulatan pecahan sebagai berikut:
Untuk angka > 5, dibulatkan ke atas pada bilangan didepannya.
Contoh:
- 0,435 dibulatkan menjadi 0,44
- 0,678 dibulatkan menjadi 0,68
Untuk angka < 5, dibulatkan tetap pada bilangan di depannya.
Contoh:
- 0,154 dibulatkan menjadi 0,15
- 0,321 dibulatkan menjadi 0,32
Bilangan desimal dapat diubah menjadi bentuk pecahan. Caranya adalah sebagai berikut:
- Jika terdapat 1 angka di belakang koma, maka dijadikan pecahan per 10
- Jika terdapat 2 angka di belakang koma, maka dijadikan pecahan per 100
- Jika terdapat 3 angka di belakang koma, maka dijadikan pecahan per 1000
- Dan seterusnya
Contoh:
- 0,3 = 3/10
- 2,45 = 245/100
- 0,125 = 125/1000
4. Persen
Persen adalah bilangan pecahan yang memiliki penyebut 100. Bilangan persen ditulis dengan simbol persen (%).
Contoh bilangan persen:
- 10% (bentuk persen dari 10/100 atau 0,1)
- 25% (bentuk persen dari 25/100 atau 0,25)
- 50% (bentuk persen dari 50/100 atau 0,5)
Bilangan persen dapat diubah menjadi bentuk pecahan dengan cara:
- Memberi penyebut 100 pada bilangan persen
- Kemudian disederhanakan jika dapat disederhanakan
Contoh:
- 25% = 25/100 = 1/4
- 50% = 50/100 = 1/2
- 150% = 150/100 = 3/2
Bilangan persen juga dapat diubah menjadi desimal dengan cara:
- Meletakan tanda koma dua angka dari belakang
Contoh:
- 25% = 0,25
- 50% = 0,5
- 150% = 1,5
5. Permil
Permil adalah bilangan pecahan yang memiliki penyebut 1000. Bilangan permil ditulis dengan simbol permil (‰).
Contoh bilangan permil:
- 10‰ (bentuk permil dari 10/1000 atau 1% atau 0,01)
- 50‰ = (bentuk permil dari 50/1000 atau 5% atau 0,05)
- 100‰ = (bentuk permil dari 100/1000 atau 10% atau 0,1)
Bilangan permil dapat diubah menjadi bentuk pecahan, desimal, atau persen dengan cara:
- Memberi per 1000 untuk mengubah menjadi pecahan
- Meletakan tanda koma tiga angka dari belakang untuk mengubah menjadi desimal
- Menghilangkan satu angka 0 untuk mengubah menjadi persen
Contoh:
- 5‰ = 5/1000 = 0,005 = 0,5%
- 10‰ = 10/1000 = 0,01 = 1%
- 100‰ = 100/1000 = 0,1 = 10%
6. Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah dua bilangan pecahan atau lebih yang memiliki nilai sama meskipun nilai pembilang dan penyebutnya berbeda.
Pecahan senilai dapat diperoleh dengan cara mengalikan atau membagi antara pembilang dan penyebut dengan angka yang sama.
Contoh pecahan senilai:
- 1/2 x 2/2 = 2/4
- 1/2 x 3/3 = 3/6
- 1/2 x 4/4 = 4/8
2/4, 3/6, 4/8 adalah pecahan senilai dari 1/2.
Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam bilangan pecahan dan contohnya. Semoga bermanfaat.
website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap
mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa
